Hmmm, ada bentuk baru nih muncul di hadapan ku.
Marah karena tidak terpenuhi maunya. Karena merasa terlewati kepentingannya. Atau terlewati waktu untuk membuktikan apa pentingnya.
Aneh. kalau memang penting, apa mesti dibuktikan segala? bukannya akan terasa dengan sendirinya?
Lelah. lelah menjadi sasaran ketidak relaan hati, ketidak ikhlasan rasa, ego yang tersinggung.
Haha, itu saja yang keluar dari mulutku, melihat wajah mutung si bentuk baru. Aku tak bisa -haha- dengan puas dan asal juga sih. nanti tambah mutung lagi. jadi lah aku -haha- dalam hati. hihihi…