Harinadiputri

Bersalah

April 18, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Pernah merasa di dakwa bersalah tanpa melakukan kesalahan?

Gue sering merasa begitu. Baru-baru ini terjadi lagi… Tiba-tiba di suatu pagi serenteng omelan dengan lancar diterima ni kuping lewat telpon. Padahal gue cukup yakin gue gak salah. Sepet juga sih dengernya.

Tapi setelah di cek, ternyata masalah nya nggak separah yang aku sangka… dan semua baik-baik aja. Cuma ya memang jadi telat pengiriman sebuah dokumen. Dan sebenernya itu juga tidak terlalu baik-baik juga sih…

Akhirnya gue mesti mengakui, gue memang punya andil bersalah, terlalu santai menyikapi sebuah tenggat waktu. Tidak berpikir kalau tenagaku dibutuhkan disitu. Malah konsen ke hal lain yang tidak sepenting masalah ini. Misal: seekor ular yang gak berhenti bikin kacau sekelilingnya. Udah tau dia cuma bikin kacau, kenapa juga gue ikut2an kacau.

Pelajaran baru ya…

Peristiwa-peristiwa kayak gini membuat gue mikir: gak pernah ada pihak yang sepenuhnya bersalah untuk suatu hal… kalau ada aksi, pasti ada reaksi – gitu bukan hukumnya?

Kategori: kontemplasi · sehari-hari
Ditandai: , ,

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Tinggalkan sebuah Komentar